Skip to main content

Alasan Stock split

Para ahli keuangan melakukan penelitian terhadap beberapa manajer perusahaan yang melakukan stock split. Dari hasil penelitian mereka, dapat disimpulkan berbagai alasan para manajer perusahaan dalam melakukan stock split adalah sebagai berikut:
  1. Sebagian besar manajer perusahaan yang melakukan split percaya bahwa stock split akan mengembalikan harga saham pada kisaran perdagangan yang optimal yang selanjutnya dapat menambah daya tarik investor untuk memiliki saham tersebut sehingga membuat saham likuid untuk diperdagangkan.
  2. Secara teoritis, motivasi yang melatarbelakangi perusahaan melakukan stock split serta efek yang ditimbulkannya tertuang dalam beberapa hipotesis yakni hipotesis signaling dan liquidity. Penjelasan ini didukung oleh adanya pandangan bahwa perusahaan yang melakukan stock split akan menambah daya tarik investor akibat semakin rendahnya harga saham.
Harga saham yang semakin rendah akan menambah kemampuan saham tersebut untuk diperjualbelikan setiap saat dan akan meningkatkan efisiensi pasar

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Langkah Menyusun Diagram PERT?

Proses perencanaan PERT meliputi langkah-langkah berikut: .      Mengidentifikasi kegiatan (activities) dan tonggak proyek (milestones) yang spesifik, .      Menentukan urutan yang tepat dari kegiatan-kegiatan, .      Menyusun model diagram jaringan, .      Memperkirakan waktu yang diperlukan untuk masing-masing kegiatan, .      Menentukan tahapan dan jalur kritis, .      Melakukan pemantauan dan evaluasi serta koreksi  pada diagram PERT selama proyek berlangsung.       Mengidentifikasi kegiatan (activities) dan tonggak proyek (milestones) yang spesifik.  Dalam pengelolaan proyek, sebuah ‘aktivitas’ adalah kegiatan yang harus dikerjakan dan sebuah ‘event’ atau ’acara’ merupakan tahapan penyelesaian dari satu atau lebih kegiatan. Output dari tahapan ini adalah daftar tugas dalam tabel yang mencakup informasi tentang uru...

Peserta kliring dikelompokkan menjadi

A. Bank Peserta Langsung Peserta langsung adalah peserta yang turut serta dalam pelaksanaan kliring secara langsung dengan menggunakan identitasnya sendiri. Perserta langsung dapat terdiri dari kantor pusat, kantor cabang, dan kantor cabang pembantu yang tidak berada dalam wilayah kliring yang dengan kantor induknya. Untuk menjadi peserta langsung harus memenuhi syarat: 1.     Kantor bank yang telah memperoleh izin pembukaan kantor dari Bank Indonesia. 2.     Kantor cabang pembantu dari bank yang kantor pusatnya berkedudukan di luar negeri, yang telah memperoleh ijin pembukaan kantor dari Bank Indonesia. 3.     Kantor cabang pembantu dari bank yang kantor pusatnya berkedudukan di dalam negeri, yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia untuk beroperasi di wilayah kliring yang berbeda dari kantor cabang induknya. 4.     Kantor bank mempunyai kantor lain yang memiliki rekening giro di salah satu kantor Bank In...

Fungsi analisis CAMEL

Sejak diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004, penilaian tingkat kesehatan bank umum dilakukan menggunakan analisis CAMEL. Analisis ini tak berfungsi menilai tingkat kesehatan bank saja, tetapi juga mengukur kinerja sekaligus mendeteksi masalah-masalah yang berisiko mengganggu kelancaran operasional bank. Aspek-aspek dalam analisis CAMEL merupakan aspek yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap kondisi keuangan bank. Oleh sebab itu, analisis CAMEL menjadi tolok ukur pemeriksaan bank yang dilakukan oleh pengawas bank dalam menentukan tingkat kesehatan dan kinerja setiap perusahaan perbankan. Rasio-rasio CAMEL mampu menggambarkan suatu hubungan antar-akun dalam laporan keuangan yang sekaligus menunjukkan baik buruknya kondisi atau posisi keuangan suatu bank. Bank yang sehat pastinya dapat memberikan layanan finansial yang baik kepada masyarakat, baik dalam hal menjamin keamanan dana simpanan maupun penyalurannya ke masyarakat dalam bentuk  pinjaman . ...