Skip to main content

4 Dampak Inflasi Terhadap Hidup Anda


1. Dampak Inflasi terhadap Pendapatan
Inflasi dapat mengubah pendapatan masyarakat. Perubahan dapat bersifat menguntungkan atau merugikan. Pada beberapa kondisi, seperti inflasi lunak, inflasi dapat mendorong perkembangan ekonomi. Inflasi dapat mendorong para pengusaha memperluas produksinya. Dengan demikian, akan tumbul  kesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang.
Namun, bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap, inflasi akan menyebabkan mereka rugi karena penghasilan yang tetap itu membuat mereka mendapatkan barang dan jasa lebih sedikit dari biasanya. Jika melihat perspektif masyarakat Indonesia, inflasi seringkali merugikan bagi masyarakat tingkat bawah. Oleh karena itulah, seringkali muncul reaksi hingga kecaman terhadap pemerintah yang membuat kebijakan kurang tepat, sehingga inflasi terus naik.
Inflasi sekecil apa pun seringkali menimbulkan permasalahan. Oleh sebab itu, peranan pemerintah untuk mengintervensi kebijakan baik menyediakan kebutuhan barang masyarakat maupun memeratakan hingga ke pelosok negeri masih perlu ditingkatkan. Namun, kita sebagai bagian dari masyarakat juga perlu mengawasi serta mengevaluasi. Hal itu karena Indonesia memegang pancasila sebagai landasan negara. Dalam hal ini menyangkut sila kedua, yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradap.”

2. Dampak Inflasi Terhadap Ekspor
Ketika terjadi inflasi, daya saing barang ekspor berkurang. Hal itu terjadi karena harga barang ekspor semakin mahal. Inflasi dapat menyulitkan kedua belah pihak, baik pihak eksportir maupun pihak negara. Negara mengalami kerugian karena daya saing barang ekspor berkurang. Akibatnya, jumlah penjualan berkurang. Devisa yang diperoleh juga semakin sedikit.

3. Dampak Terhadap Minat Orang untuk Menabung
Saat inflasi, pendapatan riil para nasabah berkurang karena jumlah bunga yang diterima pada kenyataannya berkurang. Namun, biasanya untuk menghadapi inflasi, bank akan meningkatkan suku bunga kepada nasabah untuk menarik nasabah untuk menabung sehingga peredaran uang semakin sedikit. Oleh karena itu, umumnya pada saat inflasi, semakin banyak nasabah yang membuka tabungan.

4. Dampak Terhadap Kalkulasi Harga Pokok
Inflasi dapat menyebabkan penetapkan harga pokok menjadi terlalu kecil atau bahkan terlalu besar. Karena persentase dari inflasi tidak teratur, kita tidak dapat memastikan berapa persen inflasi untuk masa tertentu. Akibatnya, penetapan harga pokok dan harga jual sering tidak tepat. Keadaan inflasi ini dapat mengacaukan perekonomian, terutama untuk produsen
Hadapi Inflasi Dengan Menambah Pendapatan
Terjadinya inflasi seringkali berdampak buruk pada keuangan masyarakat. Daya beli uang menjadi lebih rendah sehingga semakin banyak uang yang dibutuhkan uang untuk membeli sesuatu. Oleh karena itu, untuk menghadapi dampak inflasi yang buruk ini, Anda harus mencari pendapatan tambahan. Ada banyak peluang yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan tambahan uang, yang perlu Anda lakukan adalah mencari dan menekuni peluang tersebut. Dengan memiliki pendapatan tambahan, dampak buruk dari inflasi ini dapat Anda hadapi dengan baik.

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Langkah Menyusun Diagram PERT?

Proses perencanaan PERT meliputi langkah-langkah berikut: .      Mengidentifikasi kegiatan (activities) dan tonggak proyek (milestones) yang spesifik, .      Menentukan urutan yang tepat dari kegiatan-kegiatan, .      Menyusun model diagram jaringan, .      Memperkirakan waktu yang diperlukan untuk masing-masing kegiatan, .      Menentukan tahapan dan jalur kritis, .      Melakukan pemantauan dan evaluasi serta koreksi  pada diagram PERT selama proyek berlangsung.       Mengidentifikasi kegiatan (activities) dan tonggak proyek (milestones) yang spesifik.  Dalam pengelolaan proyek, sebuah ‘aktivitas’ adalah kegiatan yang harus dikerjakan dan sebuah ‘event’ atau ’acara’ merupakan tahapan penyelesaian dari satu atau lebih kegiatan. Output dari tahapan ini adalah daftar tugas dalam tabel yang mencakup informasi tentang uru...

Peserta kliring dikelompokkan menjadi

A. Bank Peserta Langsung Peserta langsung adalah peserta yang turut serta dalam pelaksanaan kliring secara langsung dengan menggunakan identitasnya sendiri. Perserta langsung dapat terdiri dari kantor pusat, kantor cabang, dan kantor cabang pembantu yang tidak berada dalam wilayah kliring yang dengan kantor induknya. Untuk menjadi peserta langsung harus memenuhi syarat: 1.     Kantor bank yang telah memperoleh izin pembukaan kantor dari Bank Indonesia. 2.     Kantor cabang pembantu dari bank yang kantor pusatnya berkedudukan di luar negeri, yang telah memperoleh ijin pembukaan kantor dari Bank Indonesia. 3.     Kantor cabang pembantu dari bank yang kantor pusatnya berkedudukan di dalam negeri, yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia untuk beroperasi di wilayah kliring yang berbeda dari kantor cabang induknya. 4.     Kantor bank mempunyai kantor lain yang memiliki rekening giro di salah satu kantor Bank In...

Fungsi analisis CAMEL

Sejak diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004, penilaian tingkat kesehatan bank umum dilakukan menggunakan analisis CAMEL. Analisis ini tak berfungsi menilai tingkat kesehatan bank saja, tetapi juga mengukur kinerja sekaligus mendeteksi masalah-masalah yang berisiko mengganggu kelancaran operasional bank. Aspek-aspek dalam analisis CAMEL merupakan aspek yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap kondisi keuangan bank. Oleh sebab itu, analisis CAMEL menjadi tolok ukur pemeriksaan bank yang dilakukan oleh pengawas bank dalam menentukan tingkat kesehatan dan kinerja setiap perusahaan perbankan. Rasio-rasio CAMEL mampu menggambarkan suatu hubungan antar-akun dalam laporan keuangan yang sekaligus menunjukkan baik buruknya kondisi atau posisi keuangan suatu bank. Bank yang sehat pastinya dapat memberikan layanan finansial yang baik kepada masyarakat, baik dalam hal menjamin keamanan dana simpanan maupun penyalurannya ke masyarakat dalam bentuk  pinjaman . ...